A letter from my wife

Suamiku tersayang,
Maafkan aku ya ya atas kesalahan yang aku perbuat untuk kemarin, hari ini ataupun besok.
Aku menyadari,
Aku bukanlah sosok yang sempurna untukmu. Kadang mungkin aku tidak mengerti apa maumu.
Aku sedih jika melihatmu murung.
Hatiku amat takut, akukah penyebabnya ?
Akukah yang mambuat harimu menjadi kelabu ?
Seharusnya aku yang menjadi mentarimu
Penyemangatmu…. penerangmu
Mungkin aku jauh dari apa yang kamu harapkan.
Mungkin kadang mukaku cemberut.
Mungkin kadang nada bicaraku terdengar tinggi.
Tapi percayalah… suamiku
Jauh di lubuk hatiku yang terdalam… disini
Aku selalu menyayangimu dan menghormatiku
Tapi terkadang aku tak mengerti cara mengekspresikannya
Yang bisa kulakukan hanyalah lakukan sebisa dan sebaik aku bisa
Mudah-mudah2an berkenan bagimu suamiku.

I love you with all my heart

Persib Maung Bandung

I have a dream to build Persib Maung Bandung becoming a professional club that can attract people to watch it. And not only that, i have dream which is becoming a rich club and well organized like Manchester United, Barcelona or even Real Madrid.
I believe Bandung has the potency to do it. The city, the people and the weather is one of attracting things at Bandung. Some day i’ll see Siliwangi Stadion will be like Old Trafford, Nou Camp or even Santiago Bernabeu.
I love Persib Bandung !!!!

My best old friend

Deded is the name. He is living and studying at Malaysia now. How beautiful the life is. For him offcourse. Ded, that’s how i call him, is one of my best friend ever during my college time at Bandung. He is a humoris person. And we came from the same region, Tasikmalaya. We both are Tasikmalaya’s people!! Hahaha. We’ve been together since we start studying in the university. We’ve went to Ramba, Sumatera, to gain new exposure at the oilfield as an on job training. We’ve been to drilling rig there. It was an awesome experience. We drove a car, a wonderful car i guess at that time, FORD RANGER.

I miss that moment, i wish i could go back to where my best friends are always there for me to give  a hand. Deded, it’s nice to have chat with you. Wish you to have success at Malaysia. Don’t forget to build our region (alaaaah). Geura balik !!!!

Sejarah WLAN

—————
|-[ Tahun 1997:

Sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps. Namun sayangnya, peralatan yang mengikuti spesifikasi 802.11 kurang bisa diterima di pasar. Througput sebesar ini dianggap kurang memadai untuk aplikasi multimedia dan aplikasi kelas berat lainnya.
|-[ Juli 1999:

IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru yang bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Namun masih ada kekurangan pada peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini yaitu kemungkinan terjadinya interferensi dengan peralatan-peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi yang sama.
Disaat yang hampir bersamaan, IEEE kemudian membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Akan tetapi Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus penghalang seperti dinding dan lain sebagainya. Jarak jangkau gelombang radio pun relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini sudah cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.
|-[ Tahun 2002:

IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi baru ini diberi kode 802.11g, bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b sehingga bisa saling dipertukarkan.

3-1/2″ Completion

Recently, i am studying about 3-1/2″ completion. A study of our department preparation for the completion evolution from 4-1/2″ to 3-1/2″ tubing. Basically, what across my mind when i was assigned to, is the extreme underbalance system hasn’t ready yet. Actually this project was one of other department program which we called it as SMART program. Anyway, my mentor gave me this topic, although i works for another field. Bon courage !!!